Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia.

UMKM merupakan salah satu praktik usaha populer di kalangan masyarakat. Banyaknya pelaku UMKM menjadikan sektor bisnis ini sebagai salah satu roda penggerak perekonomian negara.
UMKM
Table of Contents

UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah memiliki peran penting dan strategi tertentu dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi dan penyedia lapangan pekerjaan, UMKM juga berperan penting pada pendistribusian hasil-hasil pembangunan. Contoh UMKM yang berada di kota Malang yakni sentra pengolahan keripik tempe, sebagai salah satu makanan khas Malang jenis usaha ini sangat membantu perekonomian khususnya di kota Malang.

Definisi UMKM

Penjual Bakso
Penjual Bakso ©Unsplash

UMKM adalah kegiatan usaha atau bisnis yang dijalankan oleh individu, rumah tangga, maupun badan usaha kecil. Penggolongannya didasarkan pada besarnya omzet per tahun, jumlah kekayaan atau aset dan jumlah karyawan yang dipekerjakan.

Usaha Mikro merupakan usaha produktif milik orang perorangan dan badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria kekayaan bersih maksimal Rp50 juta dan memiliki omzet sekitar Rp 300 juta jumlah tersebut tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri dan dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha.

Karakteristik UMKM

  • Kualitasnya belum standar. Karena sebagian besar UMKM belum memiliki kemampuan teknologi yang memadai. Produk yang dihasilkan biasanya dalam bentuk handmade sehingga standar kualitasnya beragam. 
  • Desain produknya terbatas. Hal ini dipicu keterbatasan pengetahuan dan pengalaman mengenai produk. Mayoritas UMKM bekerja berdasarkan pesanan, belum banyak yang berani mencoba berkreasi desain baru. 
  • Jenis produknya terbatas. Biasanya UMKM hanya memproduksi beberapa jenis produk saja. Apabila ada permintaan model baru, UMKM sulit untuk memenuhinya. Kalaupun menerima, membutuhkan waktu yang lama. 
  • Kapasitas dan daftar harga produknya terbatas. Dengan kesulitan menetapkan kapasitas produk dan harga membuat konsumen kesulitan. 
  • Bahan baku kurang terstandar karena bahan bakunya diperoleh dari berbagai sumber yang berbeda. Kontinuitas produk tidak terjamin dan kurang sempurna. Karena produksi belum teratur maka biasanya produk-produk yang dihasilkan sering apa adanya. 

Faktor Perkembangan UMKM di Indonesia

1. Pemanfaatan Sarana Teknologi, Informasi dan Komunikasi

Kemajuan UMKM sejalan dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang. Salah satu cara agar bisnis bisa menjadi sukses yakni dengan menunjang kebutuhan teknologi yang memadai. Pada tahun 2017, terhitung sebanyak 8 juta unit usaha mikro, kecil dan menengah yang telah go digital. Angka ini diharapkan untuk terus bertambah demi keberlangsungan dan kemajuan bisnis di Indonesia.

2. Kemudahan Pinjaman Modal

Perkembangan bisnis usaha mikro, kecil dan menengah di Indonesia tidak terlepas dari dukungan perbankan di Indonesia. Demi mendorong pertumbuhan UMKM diperlukan adanya keterbukaan akses pembiayaan dari alokasi kredit khusus untuk usaha ini.

3. Menurunnya Tarif PPH Final

Penurunan tarif PPh akan berdampak bagi para pemilik bisnis usaha mikro, kecil dan menengah yakni untuk mempermudah pebisnis dalam menjalankan kewajiban perpajakan pada negara. Selain itu, hal ini juga dapat memberikan kesempatan untuk perkembangan usaha serta investasi karena adanya keringan dari penurunan tarif pajak bagi pelaku usaha ini.

Resiko Bisnis UMKM

  • Belum dimilikinya sistem administrasi keuangan dan manajemen yang baik karena belum dipisahkannya kepemilikan dan pengelolaan perusahaan, sehingga menyulitkan pihak bank untuk mengetahui informasi mengenai usaha mereka secara lengkap. 
  • Sulitnya menyusun proposal dan membuat studi kelayakan untuk memperoleh pinjaman bank maupun modal ventura.
  • Kendala dalam menyusun perencanaan bisnis karena persaingan dalam merebut pasar semakin ketat. 
  • Pelaku UMKM biasanya belum memiliki strategi pemasaran produknya. 
  • Kendala dalam mengakses teknologi. Karena pasar dikuasai oleh perusahaan/kelompok bisnis tertentu. 
  • Kurang memiliki kemampuan mengikuti selera konsumen yang cepat berubah. 
  • Kualitas produk dan produktivitas masih rendah. 
  • Keterbatasan dalam mendapatkan pasokan bahan baku.
  • Tenaga pengelola dan produksi kurang terampil.
  • Seringkali bisnis UMKM dikelola oleh keluarga dan biasanya one man show, artinya sangat tergantung kepada orang tertentu, sehingga keberlanjutan perusahaan tergantung pada figur bukan sistem. 
  • Bisnis UMKM seringkali masih sederhana dalam mengelola keuangannya dan lemah dalam sistem pengendaliannya, sehingga rawan terhadap penyelewengan. 
  • Pelaku UMKM kesulitan dalam menyediakan agunan yang dibutuhkan bank. 
  •  Pelaku UMKM belum mendaftarkan usahanya sebagai badan usaha resmi.
Baca Juga:
Apa Sih Perbedaan Front End Developer dan Back End Developer?
Feedback: Kunci Kesuksesan

Peran UMKM dalam Perekonomian Indonesia

UMKM berperan penting dalam perekonomian di Indonesia. Terhitung sebanyak 99,99% dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia atau sebanyak 56,54 juta unit. UMKM telah membuktikan eksistensinya pada perekonomian Indonesia. Pada tahun 1998 ketika krisis moneter melanda Indonesia, UMKM mampu bertahan dan terus berjalan jika dibandingkan dengan perusahaan besar lainnya.

Hal ini dikarenakan kebanyakan usaha berskala kecil tidak memiliki ketergantungan pada modal besar atau pinjaman luar negeri berbentuk mata uang asing. Sehingga, ketika terjadi flaktuasi nilai tukar rupiah perusahaan yang berskala besar secara umum akan selalu berurusan dengan mata uang asing yang pada masa itu berpotensi tinggi mengalami imbas krisis. Bisnis kecil ini menyumbang produk domestik bruto sebesar 60% dan juga turut menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Total kontribusi UMKM terhadap PDB Nasional merupakan akumulasi dari semua sektor ekonomi UMKM. Penggolongan jenis kegiatan ekonomi mengikuti konsep ISIC (International Standard Classification of All Economic Activities) yang direvisi tahun 1968. Klasifikasi sektor ini bertujuan untuk memudahkan perbandingan tingkat aktivitas ekonomi antar berbagai macam kegiatan.

Kesimpulan

UMKM berperan penting bagi perekonomian di Indonesia. Para pengusaha UMKM di Indonesia tercatat 19,5 juta pada tahun 2022. Hal ini membuktikan bahwa UMKM memiliki peran yang cukup besar dalam perekonomian. Kekuatan UMKM yang tidak terpengaruh oleh pasar modal luar negeri turut membuat jenis usaha ini terjamin dari adanya kasus krisis moneter.

Sekawan Studio menawarkan paket jasa pembuatan website terbaik dan profesional di Malang. Kunjungi laman resmi kami dan dapatkan berbagai penawaran khusus sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagikan:

Tampilkan lebih banyak rekomendasi topik.

Dapatkan informasi dan notifikasi update artikel terbaru dari kami, untuk menambah pengetahuan seputar dunia teknologi.

Anda mungkin juga menyukai.

Mulai Proyek!

Tentukan paket pilihan sesuai dengan bisnis Anda.

Informasi Personal

Jl. Maninjau Raya No. 44, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139

Daftarkan diri gratis dan dapatkan keuntungan dari program kami.

Hubungi Kami.

Jl. Maninjau Raya No. 44, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139

Ingin bergabung dengan program kami?

Daftarkan diri gratis dan dapatkan keuntungan dari program kami.