Hosting: Pengertian, Fungsi, dan Perbedaannya dengan Domain

Jika kamu ingin membangun situs website, hosting adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Hosting memungkinkan situs website dapat diakses melalui internet dan merupakan tempat untuk menyimpan akses data yang diperlukan oleh website.
hosting adalah
Daftar Isi

Dewasa ini, penggunaan aplikasi dan website mengalami peningkatan yang pesat seiring dengan perubahan kebutuhan manusia yang lebih kompleks dan akurat.

Pembuatan website saat ini juga terbilang cukup mudah dan anda tidak harus untuk mempelajari bahasa pemrograman terlalu dalam dengan adanya CMS.

Untuk dapat mengelola manajemen website dan dapat ditampilkan melalui internet, maka anda memerlukan sebuah paket hosting.

Tentunya, istilah ini sudah cukup familiar di telinga anda. Pada pembahasan kali ini akan berfokus untuk mempelajari apa itu hosting dan implementasinya pada kebutuhan pengembangan website.

Pengertian Hosting

Definisi umum dari hosting adalah tempat atau wadah untuk menyimpan akses data yang diperlukan oleh website untuk dapat dikelola dan ditampilkan pada internet.

Jadi, pada dasarnya file pada website anda yang berupa gambar, audio, database, script, video, dan email akan tersimpan di dalam sebuah server.

Ketika anda pertama kali membuka browser untuk mengunjungi sebuah situs, tentu hal yang biasanya pertama kali dilakukan adalah dengan menuliskan alamat domain atau mengetikkan kata kunci pada mesin pencari.

Maka, komputer anda secara otomatis akan terhubung dengan server pada halaman website tersebut dan dikirimkan melalui browser. Jadi, kedua komponen tersebut merupakan variabel utama untuk dapat menampilkan halaman situs anda.

Fungsi Hosting

Ilustrasi Hosting
Ilustrasi Hosting (from Freepik)

Berikut adalah beberapa fungsi dari layanan ini yang perlu kamu ketahui. Simak penjelasannya!

1. Menyimpan dan Mengelola Data

Untuk menyimpan dan mengelola file-file situs website, termasuk gambar, video, audio, dan konten lainnya.

2. Memungkinkan Situs Website Diakses Melalui Internet

Menyediakan server yang memungkinkan situs website diakses oleh pengunjung melalui internet, sehingga memungkinkannya untuk dapat ditemukan dan diakses.

3. Menjaga Keamanan dan Kestabilan

Memastikan situs website aman dan stabil dengan menyediakan fitur keamanan seperti firewall dan antivirus, serta memastikan server tetap berjalan dengan baik.

4. Memfasilitasi Interaksi Pengguna dengan Situs Website

Memungkinkan situs website untuk berinteraksi dengan pengguna, seperti mengirim email dan mengumpulkan data pengguna.

5. Menyediakan Dukungan Teknis

Menyediakan dukungan teknis untuk memastikan situs website berjalan dengan baik dan memperbaiki masalah jika terjadi.

6. Meningkatkan Kecepatan Akses

Dapat meningkatkan kecepatan akses situs website dengan menyediakan fitur caching dan content delivery network (CDN).

Fitur Hosting

Fitur hosting merujuk pada kemampuan dan layanan yang disediakan oleh penyedia server untuk mendukung situs web atau aplikasi web Anda. Berikut adalah beberapa fitur umum yang biasanya ditawarkan oleh penyedia server:

  • Ruang Penyimpanan (Storage Space): Ini adalah jumlah ruang yang Anda miliki untuk menyimpan berkas, gambar, basis data, dan konten situs web Anda.
  • Bandwidth: Ini menentukan seberapa banyak data yang dapat diunduh atau diakses dari situs web Anda dalam satu periode waktu tertentu.
  • Domain Name Support: Sebagian besar penyedia hosting memungkinkan Anda untuk menghubungkan nama domain dengan akun server Anda.
  • Email Hosting: Kemampuan untuk mengelola akun email terkait dengan domain Anda (contoh: [email protected]).
  • Pengelolaan Basis Data: Server biasanya mendukung berbagai jenis basis data, seperti MySQL, PostgreSQL, dan lainnya.
  • Pengelolaan DNS (Domain Name System): Memungkinkan Anda untuk mengonfigurasi pengaturan DNS untuk nama domain Anda.
  • Pengelolaan FTP (File Transfer Protocol): Memungkinkan Anda untuk mengunggah dan mengunduh file ke dan dari server.
  • Panel Kontrol (Control Panel): Interface yang memungkinkan Anda untuk mengelola berbagai aspek server Anda, seperti membuat email, menambah domain, dan mengelola file.
  • Keamanan: Fitur keamanan seperti sertifikat SSL, firewall, dan perlindungan DDoS dapat disertakan.

Jenis-Jenis Hosting

Setelah mengetahui perbedaan dari kedua istilah tersebut, saatnya anda perlu untuk mengenal macam – macam hosting yang sering digunakan, baik untuk kepentingan personal, agensi, maupun industri, dan bisnis.

1. Cloud Based Hosting

Jenis ini merupakan penerapan dari teknologi dengan model terbaru. Salah satu keunggulannya terletak pada pola kerja yang dapat memungkinkan ratusan server dapat bekerja bersamaan sehingga membentuk seperti server raksasa.

Layanan jenis ini juga menjadi favorit untuk mendukung bisnis perusahaan, karena terjamin dalam hal tidak mengalami proses downtime. Bahkan, ketika server sedang terjadi masalah, anda tidak akan terkena dampaknya.

2. Dedicated Hosting

Merupakan jenis yang dikhususkan untuk mengalokasikan ruang penyimpanannya hanya untuk satu client saja. Kelebihan dari paket layanan ini adalah dapat mengelola website anda secara bebas dan menjadi admin bagi situs anda.

3. WordPress Hosting

Merupakan jenis lain dari shared hosting yang bertujuan untuk membantu aktivitas dan manajemen website pengguna yang menggunakan CMS WordPress.

CMS atau Content Management System adalah perangkat sistem yang difungsikan untuk membuat halaman website secara lebih mudah dan tidak perlu melakukan konfigurasi terkait database dan menu admin.

Jadi, di dalam WordPress sendiri telah tersedia menu untuk proses pembuatan program dari sisi front end dan back end. Jenis paket internet yang satu ini memberikan layanan terbaik untuk membantu dari sisi keamanan web anda.

4. Shared Hosting

Merupakan jenis paket layanan akses data yang sedang populer dan paling sering digunakan oleh pengembang web dan pengguna internet lainnya.

Anda dapat menggunakan fitur ini untuk dapat menampung dan mengelola trafik pengunjung yang masih sedikit.

Penggunaannya sendiri mengharuskan anda dalam berbagai server dengan pengguna yang lain. Salah satu kekurangannya terletak pada pembagian server dengan user yang lain.

Hal tersebut dapat berpengaruh pada kinerja dari website anda, meskipun tidak terlalu berdampak besar pada terjadinya penurunan traffic.

5. VPS

Jenis yang terakhir adalah VPS yang merupakan kepanjangan dari Virtual Private Server dengan kelebihan utamanya adalah pengguna mendapatkan ruang server yang bersifat dedicated.

Jadi, ketika mengalami peningkatan traffic pada website yang lainnya dan masih dalam satu server, maka tidak akan berdampak buruk pada kecepatan situs anda.

Baca Juga:
Pemanfaatan SSL untuk Optimasi Keamanan Website Anda
Pelajari Apa Itu Web Server, Fungsi, 5 Contoh & Cara Kerja
Mengenal Istilah Server dan Penggunaannya dalam Dunia IT

Manfaat Hosting

Terdapat beberapa manfaat yang dapat anda rasakan ketika telah menerapkan atau membeli produk paket layanan akses data ini, diantaranya adalah sebagai berikut.

Ilustrasi Hosting
Ilustrasi Hosting (from Freepik)

1. Membuat Website Profesional atau Bisnis Anda

Keuntungan yang pertama, anda dapat membuat website pribadi untuk kebutuhan branding. Selain itu, juga dapat untuk memperkenalkan produk atau jasa layanan bisnis anda kepada customer secara cepat dan efisien.

Contoh dari penerapan website untuk bisnis adalah web company profile, content marketing, web portal, dan lain sebagainya.

2. Melindungi Situs dengan Bantuan SSL

Kedua, anda juga disediakan akses dan fitur keamanan yang lebih baik dengan bantuan SSL (Secure Socket Layout). Sehingga, halaman situs anda menjadi lebih SEO friendly dan optimal untuk dapat bersaing di SERP (Search Engine Result Page).

3. Membantu dalam Mengenalkan Produk Online

Yang terakhir, jika anda bermain di ceruk (niche) dari e-commerce, maka anda perlu mempersiapkan strategi bisnis dan pemasaran yang tepat agar konsumen lebih tertarik dengan produk atau jasa yang anda tawarkan.

Persyaratan Hosting

Persyaratan server akan bergantung pada jenis situs web atau aplikasi yang Anda bangun. Namun, ada beberapa persyaratan umum yang perlu dipertimbangkan:

1. Kebutuhan Sumber Daya

Pastikan server menyediakan cukup ruang penyimpanan dan bandwidth untuk mendukung konten dan lalu lintas situs web Anda.

2. Sistem Operasi

Pilih server yang kompatibel dengan sistem operasi yang digunakan untuk mengembangkan situs web atau aplikasi Anda.

3. Database Support

Jika situs web Anda membutuhkan basis data, pastikan server mendukung jenis basis data yang Anda gunakan (seperti MySQL, PostgreSQL, dll.).

4. Sistem Manajemen Konten (CMS)

Jika Anda menggunakan CMS seperti WordPress, pastikan server mendukung persyaratan teknis dari CMS tersebut.

5. Skalabilitas

Pertimbangkan apakah server dapat diupgrade atau ditingkatkan jika situs web atau aplikasi Anda berkembang.

Perbedaan Hosting dan Domain

Berikut ini adalah perbedaan hosting dengan domain sebagai dilansir dari laman Themeisle. Simak!

  • Tempat di mana situs website akan di-hosting, sedangkan domain adalah nama yang akan dipakai oleh situs web tersebut.
  • Memungkinkan situs website untuk diakses melalui internet, sedangkan domain membantu pengunjung untuk menemukan situs website dengan mudah.
  • Memberikan ruang penyimpanan bagi file-file situs website, sedangkan domain berfungsi sebagai alamat atau identitas situs website.
  • Pemilihan hosting yang tepat sangat penting karena dapat memengaruhi performa situs website. Sedangkan pemilihan domain yang tepat dapat membantu meningkatkan SEO situs website.
  • Harga hosting biasanya dikenakan biaya bulanan atau tahunan, sementara biaya domain umumnya dikenakan biaya tahunan.
  • Dapat diupgrade sesuai kebutuhan dan permintaan, sedangkan domain tidak dapat diupgrade dan harus dibeli kembali saat masa berlaku habis.
  • Anda bisa memiliki beberapa domain, tetapi hanya perlu satu hosting untuk beberapa domain tersebut.

Tips Memilih Hosting

Memilih penyedia hosting adalah langkah penting dalam membangun dan mengelola situs web atau aplikasi Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memilih server yang tepat:

1. Pertimbangkan Tipe Hosting

Ada beberapa jenis server, termasuk shared hosting, VPS (Virtual Private Server) hosting, dedicated hosting, dan cloud hosting. Pilih jenis server yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

2. Kinerja dan Kecepatan

Kinerja dan kecepatan server sangat penting. Pastikan penyedia hosting memiliki infrastruktur yang dapat memberikan waktu muat yang cepat untuk situs web atau aplikasi Anda.

3. Dukungan dan Layanan Pelanggan

Dukungan pelanggan yang responsif dan membantu adalah kunci. Pastikan penyedia server memiliki saluran dukungan yang mudah diakses, seperti live chat, email, atau telepon.

4. Uptime Garansi

Jaminan uptime menunjukkan seberapa sering server akan online. Pilih penyedia server yang menawarkan jaminPan uptime yang tinggi untuk memastikan situs web Anda dapat diakses sepanjang waktu.

5. Harga dan Skalabilitas

Tetapkan anggaran Anda dan cari penyedia server yang sesuai. Pastikan juga server memungkinkan Anda untuk meng-upgrade atau menyesuaikan kebutuhan Anda seiring waktu.

6. Ulasan dan Reputasi

Membaca ulasan dari pengguna sebelumnya dapat memberikan wawasan tentang pengalaman orang lain dengan penyedia server tertentu. Cari referensi dan rekomendasi dari sumber-sumber tepercaya.

Sedang butuh hosting? Tidak perlu memusingkan hosting, Sekawan Studio menyediakan paket layanan jasa pembuatan website lengkap dengan akses hosting dan konfigurasi domain. Untuk proses optimasi website pada Google, kami juga melayani jasa SEO profesional untuk membantu tingkatkan traffic situs Anda.

Bagikan:

Tampilkan lebih Banyak Rekomendasi Topik.

Dapatkan informasi dan notifikasi update artikel terbaru dari kami, untuk menambah pengetahuan seputar dunia teknologi.

Mulai Proyek!

Tentukan paket pilihan sesuai dengan bisnis Anda.

Informasi Personal