Ketahui Tentang Blue Screen of Death dan Bagaimana Mengatasinya.

Blue screen atau BSoD (Blue Screen of Death) umumnya disebabkan oleh masalah yang berasal dari perangkat keras Anda atau driver perangkat lunak Anda. Terkadang bisa juga disebabkan oleh masalah perangkat lunak low-level yang berjalan di kernel Windows.
blue screen of death
Table of Contents

Apabila Anda seorang pengguna Microsoft Windows pasti Anda pernah mengetahui tentang blue screen of death setidaknya sekali atau pernah melihat teman Anda mengalami hal ini.

Blue screen of death adalah sebuah tanda bahwa perangkat komputer Anda mengalami error dengan ditandai layar berwarna biru dan menampilkan teks “Your PC ran into a problem and needs to restart”. Hal ini yang biasanya membuat sistem operasi Microsoft Windows Anda menjadi crash dan seketika perangkat Anda tidak bisa digunakan.

Jangan panik! Anda bisa mengatasinya agar perangkat komputer Anda bisa beroperasi kembali. Simak penjelasan artikel di bawah ini agar tidak salah paham lagi dan bisa mengatasi tanpa khawatir.

Apa Itu BSoD?

Blue screen of death (BSoD) atau juga dikenal blue screen adalah tampilan error pada sistem operasi Microsoft Windows yang menunjukkan indikasi ada masalah dalam sistem dan ada potensi sistem mengalami crash. Istilah ini sesuai dengan tampilan yang muncul dan teks yang muncul.

Pesan error yang ditampilkan BSoD biasanya menandakan bahwa terdapat masalah pada perangkat keras sistem, temperatur, timing, resources, terjadi corrupt saat melakukan registrasi, atau terindikasi ada virus dalam sistem. Tampilan BSoD memberikan peringatan untuk mencegah kerusakan perangkat komputer dan kerusakan sistem. BSoD membuat sistem operasi pada perangkat Anda mengalami freeze dan Anda diperlukan untuk melakukan reboot pada sistem agar sistem bisa beroperasi kembali.

Tentang BSoD

Blue Screen Of Death
Computer crash © Unsplash

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang blue screen of death, terdapat empat komponen utama blue screen of death, yaitu:

  • Actual error message
  • Loaded memory modules
  • Unloaded modules with no errors
  • Current kernel debug status

Kode error BSoD biasanya berkaitan dengan data driver dan tips untuk troubleshooting dalam bentuk teks dan angka heksadesimal. Anda perlu memperhatikan hal ini sebelum melakukan reboot perangkat komputer Anda. Anda juga harus memverifikasi instalasi perangkat dengan tepat dan membatalkan segala proses upgrade perangkat keras dan perangkat lunak.

Error pada BSoD juga mencakup memory dump. Ketika sistem Anda mengalami crash, data memori pada sistem dibuang dan disimpan ke file hard drive untuk debugging. Rincian error BSoD tertampil karena Microsoft Windows tidak bisa memulihkan dari kernel-level error.

Kode error BSoD dapat dibaca melalui langkah-langkah berikut:

  • Di menu start, klik kanan pada “Computer
  • Pilih “Manage
  • Kemudian di jendela “Computer Management” dan pilih “Event Viewer
  • Data event log meng-isolate penyebab error BSoD

Kemudian beberapa error BSoD yang Anda temui contohnya seperti berikut:

  • DIVIDE_BY_ZERO_ERROR adalah error BSoD yang terjadi ketika sebuah aplikasi mencoba untuk membagi dengan nol.
  • KMODE_EXCEPTION_NOT_HANDLED adalah error BSoD yang terjadi karena terdapat kesalahan konfigurasi dari driver perangkat.
  • IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL adalah error yang sebabkan oleh adanya driver perangkat yang buggy atau masalah pada perangkat sesungguhnya.
  • REGISTRY_ERROR adalah saat sistem mengalami kegagalan.
  • INACCESIBLE_BOOT_DEVICE adalah saat tidak membaca hard disk.
  • UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP adalah saat melakukan pengecekan pada complementary metal-oxide semiconductor (CMOS) untuk jumlah yang tepat dari RAM (random access memory) dan single inline memory modules (SIMM) untuk kecepatan dan jenis.
  • NFTS_FILE_SYSTEM adalah saat ada indikasi corrupt pada hard disk.
  • BAD_POOL_HEADER adalah ketika terdapat perubahan baru yang error secara tiba-tiba.

Sebuah BSoD file memakai nama ekstensi .SYS yang mengindikasikan sumber dari error. Apabila Anda menemui file BSoD tidak ditemukan, maka Anda dapat menggunakan driver update tools lalu mengunduh dan meng-update driver perangkat. Karena sebagian besar error BSoD berkaitan dengan driver perangkat yang sudah usang, maka untuk mendapatkan driver yang dapat berjalan dengan lancar perlu dilakukan reinstalling dan updating pada driver sistem perangkat Anda.

Baca Juga:
Waspadai Cybercrime, Kejahatan Digital yang Bisa Menimpa Anda!
Content Pillar : 4 Jenis & Manfaat Untuk Digital Marketing
Cara Mudah Uji Kecepatan Internet Anda Hanya Dengan 1 Ketukan!

Penyebab BSoD

Setelah Anda mengetahui tentang seperti apa bentuk error yang muncul di BSoD, maka Anda perlu mengetahui apa yang bisa menyebabkan BSoD.

Blue screen atau BSoD (Blue Screen of Death) umumnya disebabkan oleh masalah yang berasal dari perangkat keras Anda atau driver perangkat lunak Anda. Terkadang bisa juga disebabkan oleh masalah perangkat lunak low-level yang berjalan di kernel Windows.

Blue screen terjadi saat Microsoft Windows terdapat peringatan “STOP Error”. Masalah ini disebabkan oleh Windows mengalami crash dan berhenti beroperasi. Hal yang dilakukan oleh Windows adalah melakukan restart pada perangkat komputer. Hal ini dapat menyebabkan masalah kehilangan data karena tidak sempat melakukan proses penyimpanan.

Ketika blue screen terjadi, sistem operasi Windows akan secara otomatis membuat sebuah file minidump” yang berisi informasi mengenai penyebab crash dan disimpan dalam disk Anda. Anda dapat melihat minidump ini untuk mengidentifikasi masalah dari blue screen.

Blue screen juga terlihat berbeda sesuai dengan versi Windows yang Anda gunakan. Pada Windows 7 tampilan blue screen akan terlihat seperti terminal screen yang menampilkan seluruh informasi dengan lengkap. Sedangkan pada Windows 8 dan 10 tampilan blue screen lebih sederhana seperti yang sering Anda temui.

Penyebab Blue Screen Of Death (Bsod)
Blue screen on Windows 10 © Unsplash

Perangkat yang Menyebabkan BSoD

Penyebab blue screen of death ini beragam, mulai dari masalah perangkat keras (hardware) dan juga bisa berasal dari perangkat lunak (software). Di bawah ini adalah penjelasan lengkap dari apa saja yang bisa menyebabkan terjadi BSoD.

1. Hardware

A) Sirkulasi udara yang tidak memadai

Kipas (fan) yang mengalami malfungsi dapat memberhentikan sistem cooling perangkat komputer yang dapat memicu BSoD. Lakukan pengecekan pada kipas komputer dan dengarkan apakah kipas berfungsi dengan baik atau tidak. Anda mungkin perlu untuk membersihkan kotoran yang menyumbat kipas komputer Anda.

B) Ruang penyimpanan yang sedikit

Selama proses instalasi atau upgrading ke sistem operasi yang baru, kekurangan ruang penyimpanan dapat memicu terjadi BSoD. Anda perlu memperhatikan sebelum melakukan upgrading sistem operasi apakah ruang penyimpanan mencukupi atau tidak.

C) Perangkat keras tambahan yang tidak penting

Selain keyboard dan mouse, Anda dapat melepas tambahan lainnya, seperti flash drive dan kartu SD, portable hard drive, monitor sekunder, printer, kabel HDMI, smartphone, dan lainnya. Perangkat-perangkat tersebut akan mengganggu proses saat melakukan instalasi atau upgrading sistem operasi atau perangkat komputer Anda akan secara tiba-tiba mengalami BSoD saat proses berlangsung.

D) Kabel atau perangkat yang longgar

Hard drive, RAM chip, dan kabel yang longgar dapat menyebabkan kode STOP. Lakukan pengecekan pada komponen perangkat keras dan pastikan bahwa sudah diletakkan dan dipasang dengan kencang, terutama ketika Anda baru saja membongkar perangkat komputer.

E) Perangkat keras yang gagal

Pada suatu waktu, sebuah perangkat keras kemungkinan akan mencapai waktunya dan mengirimkan pesan SOS, seperti BSoD. Maka, cara pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan backup terlebih dahulu pada semua data Anda sebelum Anda menggunakan perangkat keras yang baru.

2. Software

A) Program atau driver baru

Anda perlu menghapus beberapa perangkat lunak (software) yang baru saja Anda install yang dapat menimbulkan BSoD yang secara langsung atau tidak langsung menyebabkan kode STOP. Jika Anda memperbarui driver, maka Anda perlu untuk memutar kembali driver perangkat ke versi awal yang bisa bekerja dengan baik.

B) Program atau driver lama

Sebaliknya, reinstalling driver perangkat baru dapat menghindarkan Anda dari BSoD. Terkadang, program atau driver usang dapat menyebabkan error BSoD STOP.

C) File sistem yang corrupt

Microsoft seringkali memaksa untuk melakukan update yang buggy yang dapat menyebabkan sistem crash. Jika terdapat update atau perbaikan BSoD, lakukan saja dan instal, jika tidak hapus update yang dimaksud. System Restore adalah pilihan yang tepat untuk mendapatkan salinan terbaru dari file sistem untuk menggantikan file yang corrupt.

D) Virus atau Malware

Anda perlu memindai sistem secara keseluruhan untuk terhindar dari virus atau malware. Hal ini dapat menemukan file sistem atau driver yang corrupt yang suatu saat dapat menyebabkan BSoD. Pastikan antivirus telah diperbarui sebelum Anda melakukan update sistem operasi.

5) BIOS

BIOS adalah yang jarang disarankan untuk di-update. Walau begitu, apabila BIOS mengalami ketidaksesuaian (incompatibility) akan memicu BSoD. Melakukan update pada BIOS yang usang dapat menghindarkan Anda dari kode STOP.

Kesimpulan

Blue screen of death (BSoD) atau juga dikenal blue screen adalah tampilan error pada sistem operasi Microsoft Windows yang menunjukkan indikasi ada masalah dalam sistem. Sebuah BSoD file memakai nama ekstensi .SYS yang mengindikasikan sumber dari error.

Blue screen juga terlihat berbeda sesuai dengan versi Windows yang Anda gunakan. Pada Windows 7 tampilan blue screen akan terlihat seperti terminal screen yang menampilkan seluruh informasi dengan lengkap. Sedangkan pada Windows 8 dan 10 tampilan blue screen lebih sederhana seperti yang sering Anda temui.

Untuk terhindar masalah BSoD ini Anda dapat selalu memastikan dan mengecek perangkat komputer Anda, mulai dari hardware dan software-nya.

Demikian artikel tentang BSoD yang telah membahas dari definisi hingga penyebabnya. Penasaran dengan informasi lainnya? Simak terus artikel-artikel kami lainnya, ya!

Sekawan Studio membuka layanan maintenance website untuk meningkatkan keamanan dan optimasi organic traffic secara berkelanjutan.

Bagikan:

Tampilkan lebih banyak rekomendasi topik.

Dapatkan informasi dan notifikasi update artikel terbaru dari kami, untuk menambah pengetahuan seputar dunia teknologi.

Anda mungkin juga menyukai.

Mulai Proyek!

Tentukan paket pilihan sesuai dengan bisnis Anda.

Informasi Personal

Jl. Maninjau Raya No. 44, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139

Daftarkan diri gratis dan dapatkan keuntungan dari program kami.

Hubungi Kami.

Jl. Maninjau Raya No. 44, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139

Ingin bergabung dengan program kami?

Daftarkan diri gratis dan dapatkan keuntungan dari program kami.