Kenali QRIS, Teknologi Pembayaran Nontunai Yang Serba Bisa.

QRIS kini menjadi sistem pembayaran yang sangat fleksibel. Masyarakat hanya perlu meng-scan kode QR yang tertera pada merchant yang ingin dibayar. Penggunaan QRIS yang cukup efektif dan efisien membuat masyarakat mulai meninggalkan sistem pembayaran cash.
Market Place
Table of Contents

Menjamurnya berbagai macam penyedia jasa sistem pembayaran memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi nontunai (cashless payment) di mana pun. Penyedia jasa sistem pembayaran yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia contohnya, seperti ShopeePay, GoPay, OVO, DANA, dan LinkAja, yang juga menawarkan diskon dan beragam promo menarik bagi yang melakukan transaksi menggunakannya. Penyedia jasa sistem pembayaran ini umumnya menggunakan QR Code yang bisa dipindai menggunakan aplikasi yang tersambung dengan penyedia jasa tersebut.

Metode pembayaran nontunai ini selain digemari oleh masyarakat yang senang berbelanja, juga dapat digunakan sebagai trik marketing oleh pelaku bisnis. Ketersediaan metode pembayaran nontunai dapat menguntungkan penjual maupun pembeli. Namun, banyaknya pilihan penyedia jasa sistem pembayaran nontunai menyebabkan ketidakefektifan dalam melakukan transaksi. Ketidakefektifan ini disebabkan karena tidak semua masyarakat memiliki akun di aplikasi penyedia jasa sistem pembayaran nontunai dan juga terdapat banyak QR Code yang dapat memakan waktu dalam proses transaksi. Dari masalah tersebut, Bank Indonesia bekerja sama dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menyatukan berbagai macam QR Code ini menjadi QRIS. Artikel ini akan menjelaskan mengenai apa itu QRIS, cara penggunaannya, keuntungan yang diberikan, cara mendaftar, dan biaya transaksi menggunakan QRIS bagi merchant.

Pengertian QRIS

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) atau yang dibaca ‘KRIS’ diluncurkan 1 Januari 2020 adalah penyatuan berbagai QR Code dari berbagai penyedia jasa sistem pembayaran yang berstandar internasional EMV Co. diselenggarakan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Dilansir dari laman situs resmi Bank Indonesia, QRIS dapat digunakan di mana saja menggunakan aplikasi pembayaran bank maupun nonbank di merchant yang memiliki QR Code berlogo QRIS.

QRIS memiliki karakteristik unggul, yaitu:

  • Universal, yaitu QRIS dapat digunakan di penyedia jasa sistem pembayaran mana pun yang menggunakan QR Code.
  • Gampang, yaitu QRIS mudah digunakan dengan cukup 1 QR Code saja untuk segala macam pembayaran.
  • Untung, yaitu merchant dan consumer diuntungkan karena proses transaksi yang lebih cepat.
  • Langsung, yaitu pembayaran menggunakan QRIS diproses dalam waktu singkat.

Dilansir dari laman situs ASPI Indonesia, QRIS dibedakan jadi 5 (lima) jenis, yaitu:

1. Merchant Presented Mode (MPM) Statis

Merchant cukup menampilkan kode QRIS dalam bentuk stiker atau pun dalam bentuk print-out sehingga consumer dapat langsung memindai kode QRIS dan memasukkan nominal transaksi. Notifikasi setelah transaksi langsung masuk diterima oleh merchant dan consumer.

2. Merchant Presented Mode (MPM) Dinamis

Merchant terlebih dahulu memasukkan nominal transaksi kemudian kode QRIS yang tercetak melalui device, seperti mesin EDC atau smartphone, dipindai oleh consumer untuk menyelesaikan transaksi.

3. Consumer Presented Mode (CPM)

Consumer cukup menunjukkan kode QRIS yang dimiliki kemudian dipindai oleh merchant kemudian merchant memasukkan nominal transaksi ke device. CPM banyak digunakan di merchant yang membutuhkan mobilitas tinggi, seperti parkir dan transportasi.

4. Merchant Presented Mode (MPM) untuk Fitur Transfer dan Tarik/Setor Tunai

Sesama pengguna aplikasi penyedia jasa sistem pembayaran dapat melakukan transfer hanya dengan menggunakan kode QRIS dan juga melakukan tarik/setor tunai di ATM/outlet yang menyediakan transaksi menggunakan kode QRIS.

5. Merchant Presented Mode (MPM) Lintas Negara

Turis mancanegara dapat melakukan transaksi menggunakan kode QRIS apabila aplikasi pembayaran yang digunakan sudah mengadopsi standar EMV Co. dan berlaku juga bagi turis dari Indonesia yang akan melakukan transaksi di luar negeri dapat menggunakan kode QRIS dengan memindai QR Code yang ada di negara Thailand dan Malaysia serta di tahun 2023 kode QRIS dapat digunakan di Singapura.

Cara Menggunakan QRIS

Setelah mengetahui pengertian QRIS dan jenis QRIS, maka perlu sekali diketahui cara penggunaan QRIS dalam hal proses transaksi.

  1. Customer melakukan transaksi di merchant.
  2. Merchant menunjukkan nominal yang harus dibayarkan oleh customer. Minimal transaksi yang bisa dilakukan menggunakan kode QRIS adalah Rp1 – Rp1.000.
  3. Customer membuka aplikasi pembayaran melalui bank maupun nonbank.
  4. Customer memastikan saldo yang tersedia mencukupi.
  5. Customer memilih tombol tools QRIS.
  6. Customer mengarahkan kamera ke kode QR yang disediakan oleh merchant.
  7. Setelah memindai kode QR, customer melakukan otorisasi; dan
  8. Transaksi telah selesai.

Keuntungan Menggunakan QRIS

Penggunaan kode QRIS banyak memberikan keuntungan bagi customer dan juga merchant dalam melakukan transaksi jual-beli.

1. Bagi Customer

Dilansir dari laman situs resmi Bank Indonesia, keuntungan yang diperoleh customer dan penggunaan kode QRIS antara lain:

  • Cepat

Customer dapat melakukan transaksi dengan cepat hanya dengan memiliki konektivitas internet dan aplikasi pembayaran nontunai.

  • Tidak perlu repot membawa uang tunai

Customer tidak perlu membawa uang tunai dan memikirkan kembalian saat akan melakukan transaksi jual-beli.

  • Tidak perlu memikirkan kode QR apa yang digunakan

Customer tidak perlu lagi memikirkan kode QR apa yang digunakan oleh merchant karena sudah disatukan menjadi hanya kode QRIS yang bisa digunakan oleh penyedia jasa sistem pembayaran apa saja.

  • Terlindungi

Penggunaan kode QRIS yang disediakan oleh penyedia jasa sistem pembayaran telah memiliki ijin dan diawasi langsung oleh Bank Indonesia sehingga customer yang melakukan transaksi menggunakan kode QRIS terlindungi dari bahaya phising.

2. Bagi Merchant

Selain memiliki keuntungan bagi customer, penggunaan kode QRIS juga memberikan keuntungan bagi merchant antara lain:

  • Dapat meningkatkan penjualan dan branding

Penjualan dapat meningkat dari adanya pilihan metode pembayaran tunai dan nontunai dengan satu kode QR, yaitu menggunakan kode QRIS. Selain itu, branding dari merchant bisa meningkat dengan melakukan promosi metode pembayaran yang bisa dilakukan di merchant.

  • Terhindar dari modus uang palsu

Penggunaan kode QRIS yang merupakan pembayaran nontunai dapat membantu merchant terhindar dari kerugian akibat oknum customer yang menggunakan uang palsu.

  • Merchant tidak perlu menyediakan uang kembalian

Customer yang menggunakan kode QRIS untuk transaksi meminimalkan merchant untuk tidak menyediakan uang kembalian karena nominal yang dibayarkan sudah sesuai dengan apa yang telah tercantum di device.

  • Tercatat otomatis

Merchant yang menggunakan metode pembayaran nontunai memakai kode QRIS dapat melihat transaksi yang terjadi dan memudahkan dalam pengelolaan keuangan.

Cara Daftar QRIS

Setelah mengetahui penggunaan dan keuntungan yang diberikan oleh penggunaan kode QRIS, simak cara mendaftar untuk mendapatkan kode QRIS bagi pemilik usaha.

  1. Mengunjungi situs www.qris.id.
  2. Membaca informasi yang tersedia mengenai QRIS dan memperhatikan hal-hal penting yang tersedia mengenai QRIS.
  3. Mengklik tombol “DAFTAR QRIS” atau mengunjungi melalui URL www.qris.id/register.
  4. Memilih jenis kategori usaha yang akan didaftarkan.
  5. Mengisi formulir yang berisi data-data dengan benar dan lengkap.
  6. Setelah mengisi formulir dan pendaftaran dinyatakan sukses, lakukan pembayaran menggunakan e-wallet.
  7. Setelah melakukan pembayaran, periksa email atau WhatsApp untuk mengecek pemberitahuan username dan password pendaftaran yang telah dikirimkan oleh sistem.
  8. Kemudian log in ke halaman dashboard menggunakan username dan password yang diberikan untuk melengkapi dokumen-dokumen fisik administrasi secara mandiri.
  9. Tunggu dalam 7 (tujuh) hari kerja untuk mengetahui apakah data yang dikirimkan sudah lengkap, benar, atau masih ada yang kurang.
  10. Apabila sudah data yang dikirimkan sudah benar, maka kode QRIS udah bisa dicetak dan digunakan.
  11. Dashboard digunakan sebagai tempat memantau transaksi uang masuk menggunakan QRIS.

Baca juga:
Waspadai Cybercrime, Kejahatan Digital yang Bisa Menimpa Anda!
Tertarik Untuk Memulai Bisnis Startup? Begini Caranya!

Biaya Transaksi QRIS Bagi Merchant

Dilansir dari www.qris.id mengenai skema biaya menggunakan kode QRIS bagi merchant atau MDR (Merchant Discount Rate) sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sebagai berikut.

1. Transaksi Reguler

Transaksi reguler merupakan transaksi pembelian barang dikenai biaya 0,7%.

Contoh:

Pembelian barang sebesar Rp200.000 dengan MDR sebesar 0,7% sehingga

Rp200.000 x 0,7% = Rp1.400

Jadi, uang bersih yang didapatkan merchant dari transaksi reguler adalah

Rp200.000 – Rp1.400 = Rp198.600.

2. Transaksi yang Berkaitan dengan Pendidikan

Transaksi yang berkaitan dengan bidang pendidikan dikenai biaya 0,6%.

Contoh:

Transaksi untuk pembayaran SPP sebesar Rp200.000 dengan MDR sebesar 0,6% sehingga

Rp200.000 x 0,6% = Rp1.200

Jadi, uang bersih yang didapatkan merchant dari transaksi ini adalah

Rp200.000 – Rp1.200 = Rp198.800.

3. Transaksi di SPBU

Transaksi menggunakan kode QRIS yang dilakukan di SPBU dikenai biaya 0,4%.

Contoh:

Pembelian BBM di SPBU sebesar Rp100.000 dengan MDR sebesar 0,4% sehingga

Rp100.000 x 0,4% = Rp400

Jadi, uang bersih yang didapatkan merchant dari transaksi ini adalah

Rp100.000 – Rp400 = Rp99.600.

4. Transaksi untuk Bantuan Sosial

Transaksi untuk bantuan sosial ini umumnya yang disediakan oleh pihak yayasan atau organisasi dikenai biaya 0%. Transaksi menggunakan kode QRIS yang diperuntukkan untuk bantuan sosial wajib diatasnamakan yayasan/organisasi dan tidak boleh atas nama pribadi.

Kesimpulan

QRIS merupakan penyatuan berbagai macam kode QR yang berasal dari penyedia jasa sistem pembayaran yang berstandar EMV Co. dan diselenggarakan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia). Tujuan dibuatnya kode QRIS ini adalah untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi nontunai di mana saja tanpa bingung melakukan memindai kode QR dari aplikasi penyedia sistem pembayaran yang mana. Penggunaan kode QRIS juga memudahkan transaksi di berbagai merchant dan tidak perlu khawatir uang kembalian.

Sekawan Studio menyediakan jasa maintenance website untuk membantu dalam meningkatkan keamanan, perbaikan bug, dan optimasi traffic situs pada mesin pencarian Google.

Bagikan:

Tampilkan lebih banyak rekomendasi topik.

Dapatkan informasi dan notifikasi update artikel terbaru dari kami, untuk menambah pengetahuan seputar dunia teknologi.

Anda mungkin juga menyukai.

Mulai Proyek!

Tentukan paket pilihan sesuai dengan bisnis Anda.

Informasi Personal

Jl. Maninjau Raya No. 44, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139

Daftarkan diri gratis dan dapatkan keuntungan dari program kami.

Hubungi Kami.

Jl. Maninjau Raya No. 44, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139

Ingin bergabung dengan program kami?

Daftarkan diri gratis dan dapatkan keuntungan dari program kami.