Kenali Malware dan Cara Agar Perangkat Anda Tetap Aman.

Malware merupakan salah satu perangkat lunak yang digunakan dengan tujuan untuk mencuri data atau menghancurkan komputer. Malware dapat berbentuk virus yang akan masuk ke dalam komputer atau laptop melalui proses pengunduhan.
malware
Table of Contents

Serangan malware adalah kejadian yang sering kita temui di internet. Masih ingat kejadian cybercrime penyebaran malware WannaCry? WannaCry adalah ransomware yang ramai menginfeksi banyak perangkat komputer berbasis Microsoft Windows pada Mei 2017.

Akibat kejadian itu, banyak perangkat komputer pengguna tidak bisa mengakses data-data yang tersimpan karena telah dienkripsi oleh para cybercriminal. Hal ini merugikan banyak pihak akibat dari terenkripsinya data-data mereka.

Selain itu, masih banyak malware yang sewaktu-waktu bisa saja menginfeksi perangkat komputer Anda, sehingga Anda perlu mengetahui apa itu malware, jenisnya, dan cara mencegahnya. Simak artikel di bawah ini sampai habis, ya!

Pengertian Malware

Malware
Monitoring © Unsplash

Malware singkatan dari malicious software. Malware adalah perangkat lunak (software) yang dikembangkan oleh cybercriminal untuk mencuri data dan merusak atau menghancurkan komputer dan sistem komputer.

Malware bisa dikatakan virus, namun juga bisa dikatakan juga bukan virus. Setiap virus di perangkat komputer adalah malware, tetapi tidak setiap malware adalah virus. Virus adalah salah satu jenis malware.

Malware biasanya akan mencuri data, mengenkripsi, bahkan menghapus data penting Anda. Terkadang juga digunakan untuk membajak sistem komputer dan monitor Anda untuk memberhentikan aktivitas komputer Anda.

Cara Kerja Malware

Malware dapat menginfeksi jaringan dan perangkat komputer Anda serta memang dirancang untuk membahayakan perangkat, jaringan, dan/atau pengguna dengan berbagai cara.

Pola cara infeksinya biasanya adalah pengguna secara tidak sadar mengklik tombol download atau menginstal malware di perangkat mereka yang kemudian menyebar di perangkat.

Proses masuknya malware umumnya dikarenakan tidak sengaja di-download. Hal ini dapat berasal dari mengklik link yang ditautkan di e-mail yang mencurigakan atau mengakses website yang tidak kredibel. Pada kasus lain, malware dapat disebarkan oleh para cybercriminal melalui layanan sharing dan perangkat lunak yang di-download secara gratis di situs yang tidak resmi. Selain perangkat komputer, smartphone Anda juga dapat terinfeksi melalui pesan singkat (SMS) dengan mengklik link mencurigakan di dalamnya.

Cara lain yang juga sering ditemui adalah penyebaran menggunakan USB atau melalui flash disk yang tertancap di perangkat Anda. Hal ini menyebabkan malware dapat langsung masuk ke dalam sistem perangkat Anda, karena umumnya perangkat komputer tidak dapat mendeteksi malware, sehingga Anda perlu berhati-hati sebelum menggunakan flash disk.

Ketika malware sudah terinstal di perangkat komputer atau menyebar melalui jaringan Anda, maka malware akan mulai bekerja sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh pelaku cybercriminal.

10 Jenis Malware

Malware
Prevention © Unsplash

Malware memiliki banyak jenis bergantung pada karakteristiknya, jenis-jenis tersebut yaitu:

1. Ransomware

Ransomware adalah tipe malware yang bekerja dengan mengunci dan membatasi akses ke perangkat dan files Anda dan untuk mengembalikan ke semula Anda perlu menebusnya ke hacker dengan sejumlah uang.

2. Worms

Worms adalah tipe yang menginfeksi perangkat komputer Anda dengan cara melakukan replikasi diri tanpa adanya host program dan biasanya menyebar dengan sendirinya tanpa adanya interaksi dengan malware lainnya. Worms tidak ada tujuan untuk membahayakan mesin host-nya, namun tetap bisa menyebabkan jaringan Anda terganggu dengan permintaan bandwidth.

3. Spyware

Tipe ini adalah tipe yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang perangkat atau jaringan. Umumnya cybercriminal menggunakan malware ini untuk memantau aktivitas berinternet Anda dan kemudian mengumpulkan data pribadi yang digunakan untuk penipuan atau pencurian.

4. Adware

Adware meliputi games gratis atau browser toolbar. Jenis ini dapat mengumpulkan data pribadi Anda kemudian menggunakannya untuk mempersonalisasi iklan yang mereka tampilkan. Iklan yang mereka tampilkan ini berbentuk pop-up atau banner yang menarik pengguna untuk melakukan pembelian.

5. Backdoor

Backdoor virus atau remote access Trojan (RAT) membuat “backdoor” secara rahasia menuju ke sebuah sistem komputer yang terinfeksi yang dapat membuat pelaku cybercriminal untuk melakukan akses jarak jauh tanpa memberikan peringatan pada Anda atau program sistem security yang ada di perangkat Anda.

6. Trojan horse

Trojan horse adalah menyusup pada perangkat pengguna dengan berpenampilan secara software yang resmi. Apabila tipe malware ini terinstal di perangkat Anda, Trojan teraktivasi kemudian Trojan akan men-download malware lainnya ke perangkat Anda.

7. Botnets

Botnets bukanlah malware, namun sebuah kode komputer atau sistem komputer yang dapat membantu dalam melakukan atau mengeksekusi sebuah malware. Para penyerang akan menginfeksi sekelompok perangkat komputer dengan software yang bersifat malicious bernama “bots” yang dapat menerima komando dari controller-nya.

9. Rootkit

Rootkit dapat memperoleh akses administrator ke sistem perangkat Anda. Jika sebuah rootkit terinstal di perangkat Anda, programnya akan mengancam dengan memberikan root atau memberikan akses istimewa ke sistem.

10. Keylogger

Keylogger, juga disebut system monitor, yang dapat melacak hampir semua apa yang dilakukan oleh Anda di perangkat komputer. Termasuk di dalamnya e-mail, web pages yang dibuka, program, dan juga keystroke.

Baca juga:
Lebih Aman Pakai Proxy atau VPN?
Fleksibilitas Work from Home (WFH)

Cara Mengetahui Perangkat Terkena Malware

Banyak pengguna, termasuk Anda, memungkinkan untuk mendeteksi malware apabila Anda melihat aktivitas yang tidak biasa, seperti tiba-tiba disk space yang hilang, crash atau freeze yang berulang kali, dan meningkatnya aktivitas internet yang tidak diinginkan dan juga munculnya banyak iklan pop-up.

Menginstal perangkat lunak antivirus atau antimalware bisa menjadi pilihan bagi Anda untuk membantu dalam mendeteksi dan menghilangkan malware. Perangkat lunak ini biasanya dilengkapi dengan proteksi secara real-time atau mendeteksi dan menghilangkan malware dengan melakukan pemindaian sistem dengan rutin.

Cara Mencegah Malware

Cara termudah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah malware adalah dengan menginstal perangkat lunak antimalware. Anda dapat mencegah dengan melakukan safe behavior, yaitu:

1. Waspadai E-mail Asing

Anda sebaiknya tidak membuka tautan dari alamat e-mail yang asing karena berpotensi mengandung malware yang menyamar menjadi tautan resmi.

2. Selalu Update

Anda juga harus selalu meng-update perangkat lunak antimalware karena semakin baru software yang Anda gunakan maka para cybercriminal harus melakukan adaptasi kembali dan mengembangkan teknik baru mengikuti menembus cybersecurity Anda.

3. Perlindungan untuk Bisnis

Beberapa perusahaan perlu melaksanakan proteksi malware pada bisnis mereka. Hal ini dibagi menjadi dua macam, yaitu tindakan pencegahan outward-facing dan business-facing.

A) Outward-facing

  • Mengimplementasikan persetujuan ganda untuk transaksi B2B; dan
  • Mengimplementasikan verifikasi pada second-channel untuk transaksi B2C.

B) Business-facing

  • Mengimplementasikan pendeteksi ancaman dan malware secara offline untuk menangkap software yang terlihat bahaya sebelum tersebar;
  • Mengimplementasikan kebijakan keamanan apabila memungkinkan; dan
  • Mengimplementasikan keamanan web browser yang ketat.

Kesimpulan

Malware adalah perangkat lunak (software) yang dikembangkan oleh cybercriminal untuk mencuri data dan merusak atau menghancurkan komputer dan sistem komputer.

Pola cara infeksi malware biasanya adalah pengguna secara tidak sadar mengklik tombol download atau menginstal malware di perangkat mereka yang kemudian menyebar di perangkat. Proses masuknya malware umumnya dikarenakan tidak sengaja di-download.

Cara untuk mendeteksi adanya malware adalah dengan melihat aktivitas yang tidak biasa pada perangkat Anda dan juga bisa dengan menginstal perangkat lunak antivirus atau antimalware.Cara untuk menghindari adalah dengan tidak mudah membuka tautan dari alamat e-mail yang asing dan selalu meng-update perangkat lunak antimalware.

Sekawan Studio menyediakan jasa maintenance website untuk meningkatkan keamanan dan kesehatan situs Anda dari ancaman virus atau serangan pencurian data.

Bagikan:

Tampilkan lebih banyak rekomendasi topik.

Dapatkan informasi dan notifikasi update artikel terbaru dari kami, untuk menambah pengetahuan seputar dunia teknologi.

Anda mungkin juga menyukai.

Mulai Proyek!

Tentukan paket pilihan sesuai dengan bisnis Anda.

Informasi Personal

Jl. Maninjau Raya No. 44, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139

Daftarkan diri gratis dan dapatkan keuntungan dari program kami.

Hubungi Kami.

Jl. Maninjau Raya No. 44, Sawojajar, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139

Ingin bergabung dengan program kami?

Daftarkan diri gratis dan dapatkan keuntungan dari program kami.